Untitled Document

Peredam suara sanggup mengurangi bising kabin mobil

Banyak faktor yang membuat rasa nyaman saat berada didalam ruang kabin mobil, salah satunya adalah tingkat kesenyapannya.

Setiap mobil memiliki sistem peredaman dengan tingkat kesenyapan yang berbeda-beda, terutama antara mobil premium class dengan yang entry level class. Semakin tinggi tingkat kesenyapan ruang kabin berarti semakin minimal suara bising yang masuk kedalam mobil.

Hampir semua mobil memiliki sistem peredaman yang sangat kurang, terutama untuk yang berkelas entry level. Kebanyakan suara bising yang berasal dari luar, seperti suara mesin kendaraan lain, gemuruh putaran ban, gemericik air hujan diatap (roof) bahkan sampai suara mesin mobil itu sendiri masih sangat terdengar dari dalam kabin.

Tentunya semua kebisingan tersebut dapat mengurangi rasa nyaman dan mengganggu konsentrasi ketika kita berada didalam kabin mobil, namun semua kebisingan itu dapat diatasi dengan cara ditambahkan lembaran-lembaran peredam yang dibuat khusus untuk memaksimalkan peredaman ruang kabin mobil agar tingkat kebisingan berkurang.

Menurut Andrie, instalatur dari Bassindo, agar dapat peredam berfungsi baik, pemasangan peredam harus pada titik yang dibutuhkan pada body mobil, seperti pada :

  1. Pintu / Doortrim : Untuk meredam resonansi pada plat body, biasanya pemasangan peredam dititik ini lebih mengarah untuk keperluan audio, agar suara midbass dapat terdengar lebih deep (jelas dan bulat).
  2. Dinding Pembatas Mesin dan Kabin (Firewall) : Untuk meredam masuknya suara mesin ke dalam kabin.
  3. Bagian Dalam Spakbor (Ruang Roda) : Untuk meredam suara gemuruh putaran ban (Road Noise) saat mobil melaju.
  4. Kap Mesin (Engine Hood) : Dapat mengurangi noise dari mesin dan menahan panas agar cat kap mesin tidak lekas pudar.
  5. Lantai Kabin (Floor) : Dapat memaksimalkan peredaman untuk suara bising, seperti dari ban dan gardan maupun panas yang berasal dari bawah mobil.
  6. Atap (Plafon) : Dapat membuat kabin lebih meredam panas dan meminimalkan suara air hujan yang terkena atap.

Jenis dan Bahan Peredam
Banyak merk dan jenis peredam yang bisa didapatkan dipasaran, masing-masing memiliki kualitas bahan dan kemampuan sampai ketebalan yang berbeda. Peredam itu sendiri ada yang mempunyai ketebalan 2 mm dan 3 mm. Soal jenisnya dan bahannya, hampir tiap produsen peredam membuat berbagai jenis peredam yang dibuat sesuai fungsinya untuk dipasang pada bagian tertentu, tiap titik pemasangan memiliki jenis dan bahan peredam yang berbeda, terutama antara kap mesin dan doortrim.

Umumnya peredam berbentuk lembaran, namun saat ini ada juga produsen yang membuat peredam dengan bentuk lain, terutama yang dikhususkan untuk bagian pintu. Untuk jenis bahannya, produsen peredam ada yang menyebut produknya terbuat dari karet bercampur bahan visco elastic, semi sintetik elastomer berpadu bahan elastoplastomeric dan lain sebagainya. Dipasaran sangat banyak terdapat merk peredam, diantaranya adalah seperti : Automat, Vibra System, Checkmat, Dynamat dan banyak lagi.

Pengunjung Ke:
1838804
| Contact Us | Map | Share  
Copyright @ PT. JAKARTA KEMAYORAN PROPERTI, All Right Reserved